Terpopuler:

Ini Penyebab Dovizioso dan Zarco Terjatuh di MotoGP Prancis 2018

22 May 2018 - Kategori Blog

Motogp Prancis di Le Mans 2018 menyajikan pertarungan yang sungguh mendebarkan , Kita melihat bagaimana tingginya motivasi dari Johan Zarco ketika bertanding di hadapan pendukung sendiri, tuan rumah dan tanah kelahirannya.

Johan Zarco

Menyelesaikan Free Practice dan Kualifikasi dengan hasil yang sangat bagus dengan menduduki Pole Position alias posisi start ke 1 , tentu saja wajar apabila ia dan warga Prancis berharap bisa mencapai podium 1 .

Mengawali balap dengan start yang tidak terlalu bagus , Zarco langsung berusaha merengsek ke barisan depan, dengan manuver yang sangat brilian dan berani sewaktu di tikungan pertama sempat membuat Marc Marquez terkaget-kaget, dan Zarco berhasil ambil alih posisi 3 dibelakang Jorge Lorenzo dan Andrea Ianonne . Selang tak berapa lama Iannone terjatuh berkat keteledorannya yang terlalu memaksa motornya diawal-awal lomba , tentu saja ban masih belum pada temperatur yang tepat untuk Gazpoll.com . Iklan dulu ah. Masih terlalu dingin bannya. Disini terlihat Lorenzo cukup kuat untuk memimpin balapan , diikuti Zarco, Dovizioso diposisi ke 3, diikuti oleh Petrucci , Marques dan Rossi . Marques tercecer diurutan ke 5 setelah sempat disodok oleh Zarco di tikungan awal lomba .

Disini 3 Pembalap terdepan langsung membuat jarak dengan pembalap belakangnya . Dovizioso terlihat paling kuat dan mantab, dengan cara balapnya yang sangat halus, Zarco  dibuat tidak bisa bernapas , ditempel sangat ketat .

Zarco VS Dovizioso

Benar saja Zarco pun disalip oleh Dovizioso dengan sangat elegan , mulus dan bersih. Sekarang tiba saat nya Lorenzo VS Dovizioso part 2 , setelah balap sebelumnya di Jerez pertarungan mereka berakhir dengan mereka saling bertabrakan dan tidak bisa mengakhiri lomba bersama . Baca Juga : Jungkir balik high side di Motogp Jerez 2018 . Tampaknya kali ini Dovizioso sangat bernafsu untuk secepatnya menyalip rekan satu teamnya itu , terlihat dari speednya memang lebih cepat . Benar adanya , di trek lurus memanfatkan slip streaming dovizioso dapat mengungguli Lorenzo. Tapi disini lah awal letak tragedy tersungkurnya Dovizioso, tampak dari layar dia sedikit memaksa sewaktu menyalip dan mengerem amat sangat terlambat atau istilah kerennya late breaking gila-gilaan yang akhirnya agak sedikit out sewaktu masuk tikungan , dia berusaha masukkan bagian depan motornya ke racing line dan meutup celah dari Lorenzo, tapi apa daya ban kehilangan Gripnya, motor meyusur diatas aspal dan terguling dia, seakan tak percaya apa yang barusan dia perbuat, kesalahan kecil yang amat merugikannya, point klasemen sudah jelas tertinggal dan Marques. FATAL.

Zarco mulai melihat harapannya untuk podium terbuka sangat lebar, Lorenzo seperti sudah kepayahan mengedalikan motornya , speed menurun. Zarco ambil manuver menyalip , gagal, diulangi lagi dan gagal lagi.

Lorenzo vs Zarco vs Marquez

Dia harus segera menyalip karena Marques pun sudah tepat dibelakangnya , siap untuk ambil alih posisinya. Akhirnya kesalahan pun dia buat, Terlalu buru-buru, kurang perhitungan, padahal Imin sebagai fansnya sanga terkesan dengan kesabarannya dan kematangannya, walopun pada akhirnya dia tetaplah harus belajar lebih sabar lagi di kelas motogp ini, kesalahan sedikit habis sudah. Zarco jatuh, pendukung tuan rumah pun berdiri dari duduknya, berteriak histeris, tak percaya jagoannya harus menutup perlombaan dengan terjatuh.

Marques mulai sedikti demi sedikit menunjukkan taringnya, Marques adalah calon pembalap terbaik sepanjang masa, kecerdasannya, keberaniannya dan level tinggi skillnya lah yang membuat dia 1 level diatas yang lain, asal tau saja dia selalu push to the limit dalam hal apapun, termasuk porsi latihannya seperti kelenturan dan keseimbangan badannya yang jarang pembalap lain punya porsi latihan ini. Hal itu juga yang menyebabkan dia dapat melakukan penyelamatan sewaktu mau jatuh dengan lututnya, itu refleks dan keseimbangan yang luar biasa. Benar saja Lorenzo pun disalip, dan memimpin perlombaan, Lorenzo sendiri dari lap ke lap semakin terpuruk , melorot sampai dengan posisi ke 6 , lebih jelek dari duo team Ducati Satelit yaitu Pramac Alma Racing Ducati , Petrucci dan Miller yang dapat meraih posisi ke 2 dan ke 4 . Sungguh balapan yang memalukan untuk Lorenzo , hasil yang tidak bisa ditrima.

Kemana duo Yamaha Rossi dan Vinales?? Rossi mampu menutup balapan di posisi 3 berkat kesabaran , ketenangan dan jam terbangnya yang tinggi, sedang Vinales harus berjibaku di posisi papan tengah, sungguh aneh melihat nasib duo Yamaha ini jika melihat prestasi dan kecepatan Zarco yang sangat kompetitif, apapun alasannya.

Marques tak terbendung, Baby Alien. PERFECT, tak diragukan lagi , Calon pembalap terbaik masa depan

Baby Alien

1. Marquez, 2. Petrucci, 3. Rossi

Dari balapan ini Imin menyimpulkan kadang kita mesti tau kapan harus bersabar dan kapan harus agresif, tentunya juga mempertibangkan poin klasemen juga. Tidak melulu yang tercepat yang menang, tapi juga kecermatan dan disiplin pada hal-hal sepele lah yang membuat bisa tetap konsisten mendulang point. Disini Imin melihat dovizioso rasanya bukanlah sang juara , walopun seri balapan masih panjang, tapi Imin rasa Dovizioso masih melakukan kesalahan-kesalahan yang kecil dan tidak perlu, itu tandanya dia belum siap untuk menjadi juara Motogp. Zarco juga masih harus banyak belajar, jangan terlalu over confidence, terlalu percaya diri Plus gembar gembor media yang begitu mengangkat namanya. Tapi akhirnya dia juga melakukan kesalahan kecil yg fatal.

 

Gitu aja deh critanya, eh jangan lupa kunjungi website : http://gazpoll.com/ , Pusat Sparepart dan Variasi Terlengkap dan Termurah se jagat Rayahh heheh, CARI SPAREPART ?? YA GAZPOLL AJA . Kontak Admin kami di WA : 0812-9416-3388

 

Baca Juga :  jual blok bore up murah dan terlengkap

, , , , ,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *

WhatsApp Admin

 
Whatsapp Admin