Terpopuler:

Heboh…Marquez vs Valentino Rossi di Argentina 2018

10 May 2018 - Kategori Blog

Pertarungan motogp tidak penah sepi dari kejutan dan drama yang kadang sangat panas, saking panasnya sampai penggemar Motogp terbelah saling mendukung idola masing masing, selalu begitu dari dulu sampai sekarang, contoh Max Biaggi dan Rossi , Sete Gibernau dengan Rossi dan Lorenzo dengan Rossi

Lorenzo Vs Rossi, Max Biaggi Vs Rossi, Sete Gibernau Vs Rossi

Dan yang terbaru dan bukan yg pertama kalinya adalah Marc Maquez dengan Rossi. Kenapa sih selalu melibatkan Valentino Rossi , Si maniak tua bangka itu- walaupun harus kita akui bahwa dia patut ,menyandang gelar Legenda , tidak diragukan moivasinya , bakat alamnya, talentanya dan kemampuannya beradaptasi dengan teknologi yang selalu menuntut lebih fisik dan skill pembalapnya. Rider terbaik yang pernah ada. Tapi dia tidak muda lagi, dan sekarang ada pembalap yg sama gilanya dengan dia ,bahkan lebih. Sang semut merah Marc Marquez , rider tercepat dimuka bumi ini , jaman Now.

Tahun 2018 Yamaha sedang dalam posisi sulit ,banyak sekali masalah yang menurut duo ridernya banyak dipengaruhi oleh sistem elektronik yamaha yang sudah uzur, ketinggalan dibanding Honda dan Ducati. Rossi dan Vinales pun menuntut lebih pada yamaha untuk segera memperbaiki performanya. Seri di Qatar berakhir lumayan , finish ke 3 untuk Rossi, sedang Vinales masih kesulitan. Dovi dan Marquez mendominasi dan bersaing sengit , Dovizioso tampil sebagai pemenang . Dan Marquez cukup puas diposisi 2 mengingat Sircuit Qatar bukan tempat kesukaannya, Honda selalu bemasalah di sircuit itu

battle motogp qatar 2018

Tiba lah seri ke 2 di Argentina, ditempat ini entah kenapa selalu ada kejadian yang terduga dan selalu seru, ditambah cuaca yang sering berubah menyulitkan team untuk menemukan setting yang tepat. Ternyata benar terjadi, dari awal sebelum start kita sudah di suguhkan drama , dimana seluruh team rame-rame masuk ke pit untuk ganti motor, jadilah hanya tersisa Jack Miller sebagai Pole position yang tetap berada di grid start . Saat start drama terjadi lagi, tiba tiba motor MM93 mati, sesuai aturan maka harusnya si semut start dari pit line, tapi tampaknya ada sedikit kebingungan pada race director, jadi sewaktu MM93 berhasil menghidupkan mesinnya kembali, dia diperbolehkan start dari grid line.

motogp argentina marc marquez trouble

Race dirctor secepatnya mengoreksi kesalahan itu dan segera menyuruh Marquez masuk ke pit line sebagai hukuman. Tentu saja marquez jadinya menduduki posisi belakang karena hukuman itu. Perlu diketahui selama free practise Marquez selalu unggul dalam segala cuaca dibanding rivalnya, sekitar 1 detik lebih cepat- Edann, Gilaa. Itu yang membuatnya sangat pede walopun kena hukuman dan tercecer diposisi buncit. Satu per satu pembalap didepan disalip tanpa pandang bulu -hajar sikat, walopun punya kecepatan yang sangat bagus tapi dia juga pasti harus memperhitungkan jumlah lap yg tersisa, sehingga dia harus secepatnya menyalip supaya tidak buang waktu.

Tapi disinilah awal permasalahannya, Marquez menggila, ga peduli keselamatannya dan keselamatan rivalnya, tubruk , senggol, pepet hingga pembalap lain harus keluar dari racing line, yang pertama korbannya Aleix Espargaro, lagi enak enaknya mau nikung disundul deh ama Marquez. Pada titik ini penulis menilai ini tidak benar, ga seharusnya memaksakan seperti itu, walopun Marquez berdalih bahwa susah memperkirakan kecepeatan di saat dia unggul 4 dtk lebih cepat, tapi tetap saja ga bisa ditrima, semua pembalap yang sudah masuk motogp punya level yang berbeda, setting suspensi dirubah 2 mm aja bisa ngrasain kok bedanya oleh pembalap Motogp. Penulis lebih menilai karena Marquez sudah ditutupi arogansi dia sangat cepat di trek itu dan adrenalin yg mendidih supaya secepatnya merengsek ke barisan depan, sehingga tidak peduli bagaimanapun caranya , sikattt. Tapi itu tidak bisa dibenarkan , pada tahap ini penulis setuju dengan kritik Valentino Rossi after race .

marquez sundul aleix espargaro

Beberapa pembalap setelah Esparagaro, kabarnya juga terjadi peristiwa serupa, Nakagami, Morbidelli dan pada akhirnya MM93 bersenggolan dengan ROSSI !!! Fatall……. Maquez gila, Rossi ngamuk, Yamaha meraung, fans mendidih. Asal tau saja Rossi si tua bangka itu Ikon nya motogp, di Italia , dialah Motogpnya, disembah, fansnya fanatik tersebar diseluruh penjuru dunia, satu saja kalimat keras dari Rossi , itu seperti genderang perang bagi fansnya . Kamu akan dihujat diseluruh dunia

entah kamu benar atau salah,hanya karena Rossi bilang kamu pembalap yang tidak punya respek!! Maka seluruh fansnya menganggap kamu bajingan bangsattt. Akan dibully habis habisan. Disini lah letak kekuatan Rossi, Dorna sebagai yang punya motogp pun penulis yakin cukup gentar oleh kekuatan massanya Rossi. Dengan Rossi motogp berubah menjadi bisnis yang menggurita dan menguntngkan tidak diragukan. Tapi disisi lain Rossi jugalah yang bakal menyulitkan Dorna jika ada masalah seperti ini

Marquez sundul Valentino Rossi di Argentina 2018

Ok Coba kita liat dan teliti lagi drama itu, jelas Marquez bodoh, nafsu, tanpa perhitungan, dan memaksa masuk ke celah sempit itu . Ga ada ruang tersisa. Coba lihat posisi keduanya saat bersentuhan, marc berada di belakang rossi, itu artinya dia salah, maksa. Benar jika posisi mereka berdua sejajar atau marc lebih didepan banding Rossi sewaktu masuk tikungan . Itu dulu awalnya yang harus dipahami, nah setelah mereka besenggolan tentu saja motor mereka melebar dan akhirnya rossi jatuh karena dia diposisi luar , marc didalamnya, dan sudah tidak ada lagi sisa aspal yang bisa digunakan Rossi untuk masuk kembali ke trek, maka dari itu tersungkur lah dia di rumput permadani hijau indah itu dengan damai. Sampai disini penulis tetap melihat marc sudah berlebihan, salahh. Perlu dicatat bahwa Marc terlalu sering melakukan tindakan yang membahayakan rider lain , sudah dari jaman moto3 , moto2 dan sekarang motogp. Tapi tidak terlalu diekspose oleh media atau tidak terlalu dibesar besarkan

Nah masalahnya sekarang adalah marc harus berurusan dengan dewanya motogp, boleh dibilang gitu. Dan ini bukan yang pertama kali dia berurusan dengan Vale. Maka hancur lah kerudung saji dan tembok berlin yang dibuat marc, karena Rossi pasti kesal sekali dan apa yang dia omongkan itu bagaikan suatu kebenaran ,titah atau perintah bagi semua pecinta motogp dan juga penyelenggara motogp untuk menghakimi Marc secara keras, karena seperti dia bilang bahwa Marc sudah menghancurkan olahraga ini, very strong words. Tapi efeknya kadang Si tua bangka ini juga melebih lebihkan kejadian, drama ini, dengan berkata bahwa Marc melakukan itu dengan sengaja. Penulis tidak setuju, la wong penulis yakin, Marc itu juga ga nyadar yang dia tubruk itu Rossi atau bukan, di otaknya cuma fokis 1 tujuan yaiti posisi terdepan, semua pembalap dianggap kambing aja, sama semua bentuknya alias ga merhatiin kalo itu rossi. Sungguh itu bisa terjadi, disaat adrenalin naik mendidih, yang kamu pikirkan hanya tujuanmu saja, tidak penting siapa rivalnya. Jadi berlebihan kalo di anggap sengaja, dan ternyata Legenda balap Agostini yang orang Itali juga berkomentar sama kaya penulis, ah ikut ikut aja kamu, ngintip ya tadi

So sampe saat ini kita masih nunggu hasil keputusan race dirctor gimana. Tapi Yamaha sudah melapor dan memberikan pernyataan keras soal hal ini. Eh rider kesayangan penulis nyatanya bisa finish ke 2 loh di Argentina kemarin, keren abis, halus dan nekad , tapi penuh perhitungan. Soal drama senggol Pedrosa?? memang Zarco terlihat aggresiv tapi bersih, dan perlu diketahui dari tayangan lambat, pedrosa jatuh karena kesalahan sendiri , dia terlalu memaksa motor masuk kembali ke racing line setelah melebar kaget disalip Zarco, padahal lintasan masih ada yang basah dan ban belum terlalu nge grip. Tapi dapat dipahami Pedrosa sedikit ngotot hasil bagus, supaya tidak ditendang keluar oleh Honda, Males banget deh liat Pedrosa di Honda, so boring dan si doi itu orang yang sangat main aman, males ga seru, ke KTM sonoo malah bisa kasih kontribusi lebih untuk pengembangan KTM, ya ga?

 

Akhir cerita gitu aja deh, capek ngetik

 

, , , , ,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *

WhatsApp Admin